TAHTA



Ini kisah yang digemakan hari ini
Dari tulisan kudus buku kehidupan
Kisah raja yang merangkul tahta: Herodes!
Yang enggan menyerahkan tahta
Tak mau mengestafetkan tahta
Tak  sudi orang lain menduduki tahta
Ia pegang erat-erat tahta
Sambil memainkan jurus-jurus tirani
Membuat rakyat gemetaran
Diam  tak  berkutik karena takut dirajam
Atau bahkan dilenyapkan di tiang gantungan

Raja yang geram
Ketika tiga Sarjana dari timur
Bertandang ke istananya
Dan menanyakan dimana Mesias lahir
Herodes  yang terpanah  tanya
Berpura-pura jadi  hamba
Berujar dari bibir kata-kata manis
Meminta para majus mencari
Pergilah tuan-tuan!
Kalau  ditemukan beritahu aku
Supaya aku ikut menyembah
Kata-kata manis madu
Membalut gelora  jiwa pembunuh sadis

Herodes yang gelisah
Ketika para Majus  enggan menyinggahi istananya
Ia geram pada bayi mungil kandang Betlehem
Yang  dicemburu  bakal merebut tahta
Herodes yang kerasukan
Lalu memerintah para panglimanya
Membantai anak-anak  tak bersalah
Menggorok leher anak-anak berjiwa putih kapas
Mencekik leher kecil buah rahim para perempuan
Yang bersimbah air mata  kehilangan putra
Meratap pada mayat anak tak berdosa
Yang meregang nyawa di tangan penguasa

Herodes yang kalap
Rakus  jabatan
Tak mau mundur meski  rakyat  muak
Tetap merangkul tahta
Meski  rakyat berteriak: Mundur!
Tetap bermuka tebal
Meski rakyat mendesak: Lengser kau!
Herodes yang mulutnya berbuih-buih
Membela diri dengan sejuta alibi
Meski rakyat  sudah tahu sisi hitamnya
Herodes yang kehilangan  rasa malu
Meski rakyat berteriak: Kau tak layak lagi
Duduk di istana yang mulia


Ini kisah yang digemakan hari ini
Dari tulisan kudus buku kehidupan
Kisah raja yang merangkul tahta: Herodes!
Adakah  Herodes  di masa kini?
Rakus jabatan hingga bernafsu tetap berkuasa
Demi jabatan rela membantai lawannya
Karena  jabatan siap jadi pecundang
Untuk  jabatan rela jadi kutu loncat
Guna mendapat  jabatan mau menjadi pengkhianat
Adakah  diantara  kita di masa kini?
Adakah?***

Denpasar, 3 Januari 2016
Hari Raya Penampakan


Komentar

Postingan populer dari blog ini

SUATU PAGI DI CORNELIUS

SENJA DI KALI MADIUN

PENYERAHAN