SENJA YANG PUTUS



Kau berlari sendirian
Mengejar matahari ke ufuk barat
Napasmu mendekap jiwaku
Kini aku merindu
Di senja yang patah

Hilang harapan
Hilang kehidupan
Yang tinggal hanya bekas luka
Yang belum tersembuhkan
Tertusuk duri seberkas kenangan


Aku pernah mengibarkan angan
Akan beristirahat di tepi tasik
Tempat ibunda menahtakan ari-ari kita
Menikmati senja bersamamu
Tapi senjamu telah patah dan tak kembali.

Denpasar 30 Agustus 2017

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SUATU PAGI DI CORNELIUS

SENJA DI KALI MADIUN

PENYERAHAN