LAYANG-LAYANG
Aku ini
seperti layang-layang
Diterpa angin sepoi-sepoi dari laut lepas
Tiupan dasyat dari puncak gunung
Diterpa dari timur
Dihujam dari barat
Dilumat dari utara
Diremas dari selatan
Aku tetap perkasa
Masih tetap ada di sini
Menunggu badai berlalu
Diterpa angin sepoi-sepoi dari laut lepas
Tiupan dasyat dari puncak gunung
Diterpa dari timur
Dihujam dari barat
Dilumat dari utara
Diremas dari selatan
Aku tetap perkasa
Masih tetap ada di sini
Menunggu badai berlalu
Aku
bertahan di guncangan taufan
Pada warna desahan nafas
Kadang putus asa
Dan jiwaku lesuh
Sukmaku meronta
Tuhan Engkau tidak adil
Tawarkan aku padang gersang
Tanpa sumber air pelepas dahaga
Pada warna desahan nafas
Kadang putus asa
Dan jiwaku lesuh
Sukmaku meronta
Tuhan Engkau tidak adil
Tawarkan aku padang gersang
Tanpa sumber air pelepas dahaga
Pada
setiap goncangan
Kutangkap detak jantungku
Dan hentakan nafasku
Aku masih ada di sini
Ya Tuhan maafkan aku
Yang tak tahu bersyukur
Pada rahmatMu
Kutangkap detak jantungku
Dan hentakan nafasku
Aku masih ada di sini
Ya Tuhan maafkan aku
Yang tak tahu bersyukur
Pada rahmatMu
Sekarang
juga
Biarkan aku terua melayang-layang
Bermain-main di gelombang waktu
Karena benang imanku
Akan tetap terikat erat
Di kaki salibMu.***
Biarkan aku terua melayang-layang
Bermain-main di gelombang waktu
Karena benang imanku
Akan tetap terikat erat
Di kaki salibMu.***
Denpasar,
dini hari 11 Agustus 2015
Komentar
Posting Komentar