DOA UNTUK INDONESIA




 Tuhan, di kaki salib-Mu kami sujud
Bersimpuh  dalam ketaksempurnaan
Melafalkan doa-doa dan syahadat
Mengarahkan pinta pada-Mu
Ya Allah, Ya Abba!
Kiranya Engkau curahkan embun damai
Atas tanah air  kami
Negeri  yang Engkau anugerahkan
Dengan keanekaragaman  suku
Kekayaan  alam yang berlimpah ruah
Dan  seruan-seruan pujian pada-Mu
Dalam aneka nada dan lafal asma-Mu
Yang indah  dan menyejukkan

Kami tahu ya Tuhan, ya Allah!
Engkau sedang melawat negeri kami
Yang sedang menabuh genderang
Beriring langkah menuju pesta akbar
Pada panggung demokrasi lima tahunan
Sambil mementaskan tarian sukacita
Yang membangkitkan persaudaraan
Tetapi pada sudut-sudut  yang lain
Di tempat tersembunyi negeri kami ini
Mengalir  kata-kata cercaan dan makian
Berita kebohongan  ditaburkan
Kata fitnah  mengotori kemanusiaan
Kami runduk dan merintih: Tuhan!
Seperti inikah  arti kemerdekaan itu?

Ya Bapa yang penuh kuasa
Kami percaya pada kekuatan-Mu
Percaya atas kemahakuasaan-Mu
Yang melampaui segala kekuatan jahat
Mengalahkan  niat menghancurkan
Meredam  roh yang mematikan kasih
Menguburkan kehendak tak manusiawi
Menghentikan tindakan yang merusak
Dan mengembalikan iman kami
Pada keluhuran harkat dan martabat
Agar menjadi gambar  dan citra-Mu

Tuhan, kami mohon pada-Mu
Ubahlah kata-kata umpatan
Menjadi kata-kata penuh petuah
Ubahlah tutur bahasa fitnah
Menjadi hembusan kata cinta
Ubahlah bahasa  perang
Menjadi bahasa perdamaian
Ubahlah  hati penuh dengki
Menjadi hati penuh belaskasih
Sebab  kami percaya, ya Tuhan
Benih yang ditabur leluhur di tanah ini
Menumbuhkan iman yang tangguh
Untuk merangkul sesama
Dalam bahasa kemanusiaan
Yang  berkeadilan dan berkeadaban
Dalam keragaman yang memperkaya

Pada-Mu ya Tuhan kami pinta
Ikatlah lidah yang  tak terkendali
Dengan benang  Roh Kudus
Agar kata yang keluar dari mulut
Menjadi  oase  di padang gurun
Tempat  kami semua  dapat menimba
Untuk menghilangkan dahaga
Ikatlah bibir yang terlanjur tajam
Agar ia menjadi mata pisau  tumpul
Dan tak mampu mengiris sukma sesama
Ubahlah seluruh kebencian
Menjadi  bahasa cinta di negeri ini
Dan kami dapat merayakan pesta
Dalam kuasa Roh dan kehendak-Mu.***
Denpasar, 22 Januari 2019


Komentar

Postingan populer dari blog ini

SUATU PAGI DI CORNELIUS

SENJA DI KALI MADIUN

DOA MENJELANG PEMILU