PADA RAHIM DESA




Pada rahim desa
Benih-benih telah ditaburkan
Tumbuh  menjadi  ladang manna
Agar kemiskinan  sekedar menjadi kisah
Leluhur masa silam
Anak-anak  bumi  yang enggan migrasi
Membangun istana  di tanah kering
Menjadi lumbung kehidupan
Anak-anak bumi di masa depan

Pada rahim desa
Kamu telah semaikan  bibit
Yang dipungut dari lembar hati
Ketika  nurani tak bisa lagi terbendung
Melihat tetes air mata
Dari  bola mata yang kelaparan
Ah…itu kisah masa lalu
Karena lumbung di tengah tanah gersang
Telah penuh terisi
Bulir-bulir  bernas cinta dan harapan

Pada rahim desa
Hidup  tak perlu jadi hamba
Karena selaksa hati  telah saling terikat
Untuk membangun  istana peradaban
Menghalau kemiskinan
Menggempur  perjudian
Membakar pemborosan
Dengan jiwa yang saling terekat


Pada rahim desa
Pintu air telah terkuak
Mengalirkan tetes-tetes  air kehidupan
Mengubah tanah gersang
Menjadi medan kehidupan
Penuh kesuburan.***
Rotat Ladogahar Nita Maumere , 6 November 2015

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SUATU PAGI DI CORNELIUS

SENJA DI KALI MADIUN

DOA MENJELANG PEMILU