AKU MERINDU BAPAK



Engkau pernah singgah
Dalam kehidupanku
Ketika kecambah bertunas
Engkau siram dengan air telaga jiwa
Membasuh aku dengan cintamu

Engkau punya selembar hati
Satu dunia tanpa cacat
Seperti mata air dari pegunungan
Terus mengalirkan cinta
Yang tak pernah mati

Ragamu telah tiada
Tapi cintamu mengakar
Ini jiwa yang merasa bergetar
Ketika kusebut namamu
Dalam doa pagiku

Bapa dari rumahmu yang agung
Kuharap engkau mengalirkan cinta
Mendoakan anakmu
Agar kelak bila sampai waktunya
Aku dapat abadi bersamamu***
Denpasar, 13 Juli 2015

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SUATU PAGI DI CORNELIUS

SENJA DI KALI MADIUN

DOA MENJELANG PEMILU