PADA RUMAH YANG SUNYI




Rumah ini sunyi tanpamu
Perempuan penyulam mutiara
Yang kau kalungkan
Pada jiwa titipan rahimmu
Dan pada nurani pencari jalan surga
Engkau  ada di sini
Menebar  senyum
Di rumahmu yang abadi
Dalam diam tak bertepi

Di tiang-tiang  rumah ini
Kudengar  suara lembutmu
Menyapa  titipan rahimmu
Dan petualangan yang pernah menyinggahi
Di tembok-tembok rumah ini
Kulihat wajahmu tetap terpahat
Menatap  kehidupan yang berubah
Oleh  hari-hari yang terus terbang

Di  rumah yang sunyi ini
Kudengar  tawa deraimu
Dan kutangkap  raut wajahmu
Engkau tetap hidup di sini
Di istana yang  kian redup
Ditinggal para musyafir
Yang pernah menyinggahinya

Pada sebuah  sudut tanah ini
Ragamu pulas dalam tidur panjang
Tapi kuharap jiwamu  tetap terjaga
Agar  buah rahimmu menimba cinta
Dan tak sejengkalpun
Kehilangan cintamu.***

Rumah di Hoba Nangalimang Maumere, 7 November 2015

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SUATU PAGI DI CORNELIUS

SENJA DI KALI MADIUN

DOA MENJELANG PEMILU