KAMU HANYA PINTAR GONGGONG
Aku ini rakyat Menetes keringat dan air mata Aku bekerja tanpa kenal waktu Dan saat tiba tagihan Aku harus membayar pajak Aku bertanya pada angin Untuk apa uang pajak itu? Lalu ada jawaban dari langit Untuk pembangunan Untuk bayar gaji pegawai Juga untuk memberi makan Pada anjing-anjing yang malas Tapi rajin menggonggong Anjing-anjing malas Yang kerjanya tiduran Atau jalan-jalan ke luar negeri Tapi matanya selalu terbuka lebar Meneropong gerak langkah sang nahkoda Yang sungguh-sungguh bekerja tulus Untukku rakyatnya Anjing-anjing malas Di barisan pecundang Sampai kapan kau terus menggonggong Sambil melahap gaji bulanan Hasil dari keringat dan air mata rakyat? Anjing-anjing liar Teruslah menggonggong Karena kau memang tak punya malu.*** Denpasar 5 September 2017
Komentar
Posting Komentar