DOA DI KAKI GUNUNG BATUKARU




Pada sunyi  malam angin menyapaku
Mendesau lembut menyapa  rindu
Suara alam pegunungan yang  tegar
Bercumbu dengan awan putih
Dan Engkau  mengajarkan arti kehidupan
Melalui erangan burung hantu malam hari
Dan suara pujian katak sawah
Pada kata sejuta jengkrik bermadah
Dalam kedinginan tetes hujan tempias
Aku  terbang melayang  di langit malam
Ingin baring di genggam tangan-Mu
Ingin luka menyerahkan luka jiwa dunia
Untuk Engkau sembuhkan


Dalam kesunyian Engkau biarkan aku
Terbenam dalam sesal  dan tobat
Tetes keringat berbau meniris
Dari liang-liang luka yang menganga
Telah kami torehkan  pada semesta-Mu
Melukai  sesama ciptaan-Mu
Mengibarkan bendera  hitam
Bertuliskan  bait-bait kemunafikan
Menyuburkan dendam dan benci
Yang terus berbertumbuh
Dalam palungan  kerakusan
Dan kami sujud berdoa dalam kesendirian
Seperti tanpa orang lain 


Tuhan, ini malam yang tepat
Untuk k ami kembalikan hati yang luka
Agar dengan kuasa-Mu yang penuh ajaib
Engkau menyapunya sampai bersih
Agar esok hari  kami memberi alam ini
Untuk sesama tanpa menaruh darah
Pada pinggan pertikaian dan permusuhan
Karena yang mesti kami gemakan
Adalah  kata  dan  ucapan
Tentang cinta tanpa syarat


Di kaki gunung Batu Karu
Kulihat Engkau menggenggam tangan
Berjuta anak-Mu yang menadah tangan
Menanti belaskasih-Mu
Ajar kami untuk menemukan Engkau
Pada suara kenabian duniawi
Pada denting lagu cinta yang menggema
Dan pada paduan  sejuta hati
Yang menjadi satu kehidupan
Kami  adalah hamba-Mu
Dalam keragaman yang tak terbantahkan.***
Sapi Mokoh Batu Karu,
20 Januari 2018

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SUATU PAGI DI CORNELIUS

SENJA DI KALI MADIUN

DOA MENJELANG PEMILU