KITA CUMA MANUSIA
Tahukah engkau sahabat
Bahwa engkau dan aku
Adalah citra-Nya?
Otot-otot yang kenyal
Daging tubuh yang
kental
Darah yang mengalir
pada nadi
Adalah gumpalan tanah
Yang dihembusi roh
kehidupan
Dan kita mengenakan
derajat manusia
Sama kedudukan
Sama rasa kemanusiaan
Sama ciptaan
Dengan segala kerapuhan
Sama satu citra Sang
Pencipta
Masih latahkah engkau
Berteriak-teriak
seperti kesurupan
Menepuk dada penuh
kengkuhan
Berteriak: Bertobatlah
kaum kafir!
Kau tempatkan aku di
kolong langit
Sebagai kaum tersesat
Sekedar menumpang di bumi
milikmu
Sedang Tuhan lembut
menimangku
Dengan cinta-Nya yang
tak berpihak
Jujur aku berharap
Agar ceramah-ceramahmu
Tak lagi seperti
menebar racun
Yang mengalir ke liang
hati
Mengisap darah
kemurnian
Dan menjadikan umat
Garang seperti srigala
Memangsa sesama tanpa
belas kasih
Kita ini sama manusia
Rapuh dan tidak abadi
Mestikah sejarah harus
kita wariskan
Dengan polesan darah
Yang kita timba dari
perang saudara?
Mari merenung
Gianyar, 9 Januari 2019
Komentar
Posting Komentar