KEPADA TENTARA NASIONAL INDONESIA
Tujuhpuluh tahun usiamu
Kamu adalah panji negara
Mengawal kedaulatan negeri kita
Selalu siap di garis depan
Siaga menghadang musuh
Membela harga diri
Negeri tercinta
Kamu adalah panji negara
Mengawal kedaulatan negeri kita
Selalu siap di garis depan
Siaga menghadang musuh
Membela harga diri
Negeri tercinta
Tujuhpuluh tahun usiamu
Kamu adalah pelita bangsa
Yang menerobos hutan belukar
Mendaki gunung dan menuruni lembah
Tak takut badai dan taufan
Tak gentar hujan dan halilintar
Kamu selalu hadir saat dibutuhkan
Mermbawa harapan dan kelegaan hati
Kamu adalah pelita bangsa
Yang menerobos hutan belukar
Mendaki gunung dan menuruni lembah
Tak takut badai dan taufan
Tak gentar hujan dan halilintar
Kamu selalu hadir saat dibutuhkan
Mermbawa harapan dan kelegaan hati
Tujuhpuluh tahun usiamu
Kamu selalu hadir di mana saja
Di saat ada derai air mata duka sejuta rakyat
Ketika bencana mendera anak negeri
Kamu hadir tanpa pamrih
Mendendangkan lagu kasih sayang
Dan kamu larut dalam deritanya
Di barak pengungsian
Kamu selalu hadir di mana saja
Di saat ada derai air mata duka sejuta rakyat
Ketika bencana mendera anak negeri
Kamu hadir tanpa pamrih
Mendendangkan lagu kasih sayang
Dan kamu larut dalam deritanya
Di barak pengungsian
Tujuhpuluh tahun usiamu
Sejarah hitam putih kamu lalui
Sanjungan dan kecaman kamu terima
Kamu tetap setia demi negara
Kamu berdiri kokoh tak tergoyahkan
Kuharap untuk selamanya
Kamu ada di negeri ini
Karena aku membutuhkanmu.***
Sejarah hitam putih kamu lalui
Sanjungan dan kecaman kamu terima
Kamu tetap setia demi negara
Kamu berdiri kokoh tak tergoyahkan
Kuharap untuk selamanya
Kamu ada di negeri ini
Karena aku membutuhkanmu.***
Denpasar, 5 Oktober 2015
Komentar
Posting Komentar