KEPADA BERJUTA IBU



Kepadamu  berjuta ibu
Aku rebah di jiwamu
Mencium jari-jari kakimu
Ini  luapan sesalku
Betapa kecil aku
Di hadapanmu

Seribu kali kuterhenyak
Tak cukup menghapus dosa
Aku menyusur jejak langkahku
Berapa kali lelakiku meradang
Membuncah amarah
Dan mencercamu dengan kata cacian
Mencampakmu  tanpa belaskasih
Di tengah sabana  dukamu?

Engkau  mahluk pemberi hidup
Pada berjuta  laki-laki
Ketika  bayi  kau  susup bibir mungil
Dengan puting susu
Mengalirkan air  kehidupan
Agar jiwa dan raga tumbuh dan berakar
Di atas  pelangi cintamu

Ah, engkau sudah tahu sendiri
Dunia mencatat borok-borok nurani
Dari kaum yang kau lahirkan
Juga  borok  yang kutimpakan
Pada jiwa putihmu
Aku  tak berkuasa meminta maafmu
Meski aku tahu
Kau menyimpan  duka di tasik jiwamu.***

RSUD Wangaya, 3 September 2015

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SUATU PAGI DI CORNELIUS

SENJA DI KALI MADIUN

DOA MENJELANG PEMILU