JALAN SALIB MARIA 2




Jalan salibmu bunda
Menyaksikan Putramu didera para serdadu
Menyaksikan sekujur tubuh-Nya  terlukai
Kehormatan-Nya direndahkan
Jalan salibmu adalah  jalan kepedihan
Saat menyaksikan Putramu  dimahkotai  duri
Butir-butir darah menetes dari  luka menganga
Engkau menyaksikan penghinaan yang kejam
Tetapi engkau memahami  jalan keselamatan
Mesti ditebus dengan darah-Nya sendiri

Jalan salibmu bunda
Adalah mengikuti  lika-liku jalan menuju Golgota
Bersama Putramu memanggul salib berat
Diiringi sorak-sorai gegap gembita: Salibkan Dia!
Diwarnai  teriakan mendesak: Bebaskan Barabas!
Jalan salib penuh darah Putramu
Darah yang menguatkan  jiwa ragamu

Jalan salibmu bunda
Menyaksikan Putramu disalibkan
Diapit oleh  para penjahat
Mendengar Putramu  berseru lemah: Aku haus!
Merasakan getar nadi saat  Putramu berseru:
“Bapa, Ya Bapa mengapa Engkau meninggalkan Aku?”
Merasakan duri menusuk  jiwamu
Ketika  Putra Allah berseru: Sudah Selesai!
Dan kepala-Nya terkulai  lemah
Sang Raja itu wafat di kayu salib

Jalan salibmu bunda
Jalan salib menyaksikanb peristiwa-peristiwa maha mulia
Putramu  bangkit dari antara orang mati
Naik ke surga  dan mengutus Roh Kudus
Jalan salibmu berakhir   di surga
Dan engkau dimahkotai kemuliaan
Ibu Maria, Bunda Allah
Bunda Segala Bangsa
Kini giliran kami mengikuti jalan salib Putramu
Terasa berat salib yang kami panggul
Tetapi kami tahu engkau ibu yang pemurah
Mendampingi setiap langkah hidup kami
Sampai saatnya  kami pulang
Cintamu tak pernah berkurang  sedikitpun
Doakan kami Bunda!

Denpasar, 27 Maret 2018

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SUATU PAGI DI CORNELIUS

SENJA DI KALI MADIUN

DOA MENJELANG PEMILU