WATU SAJA




Kau ada di sini entah mulai kapan
Kokoh  menantang jaman
Tegar  menantang gelombang musim barat
Tak mengeluh diguyar hujan
Tak bergeming dibakar mentari
Tak sejengkalpun beranjak
Kau  batu bumi leluhur
Inspirasi melahirkan kata-kata imajinasi pesiarah
Di ujung  senja ini

Namamu Watu Saja
Kisah legenda  penutur lisan
Seribu  pasang mata memandang pesona
Ketika  ragamu mengakar pada dasar samudera
Siap menerima  perjalanan musim
Kau hanya bongkahan  batu padas
Tetapi mengajar mahluk  manusia
Tentang apa arti kesetiaan iman
Dan  apa arti punya jiwa yang kuat
Yang tak gampang menggadai  harkat dan martabat
Hanya karena  terjerat kelaparan

Di kakimu  Watu Saja
Aku  ingin menulis  ikrar
Agar selamanya Menjadi batu karang tak tergoyahkan
Mengabdi pada Sang Pencipta
Meski  seribu godaan datang dan pergi
Dan pergantian musim  tak akan berakhir
Aku ingin  miliki hati sekeras sosokmu
Agar aku selalu jadi pemenang
Pada setiap pertarungan***

Watu Saja Malapedho, Senja 11 November 2015

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SUATU PAGI DI CORNELIUS

SENJA DI KALI MADIUN

DOA MENJELANG PEMILU