MATAHARI PADA SETETES EMBUN PAGI
Matahari di setetes embun pagi
Pada bumimu yang dingin
Mungkin di ujung musim kemarau
Atau masih panjang mendera
kehidupan
Matahari di kotaku
Tempat seberkas cinta yang
hilang
Meski selalu kutemukan lagi dalam
doa
Matahari di ujung bukit
Pada harum semerbak bunga dadap
Menyambut lambaian daun enau
Ini pagi dalam warna musik
Gesekan ruas bambu
Memesonakan membawa ke
titik-titik kenangan
Tempo hari yang terbang
Sekarang aku singgah di kotaku
Mendekap angin dingin
Mungkin kelana ini untuk baris
terakhir
Sesudah itu ada kisah lain
tentang kehidupan
Itu sudah urusan yang memegang
kemudi
Karena kehidupan tidak pernah
kekal.***
Waewoki 11 November 2015
Komentar
Posting Komentar