PADA SAKTIMU
Pada saktimu pancasila
Kugantung jiwa ragaku
Ini daging dan tulang
Urat nadi dan darah merah putih
Lahir dari tanah pertiwi
Tanah para leluhur
Kugantung jiwa ragaku
Ini daging dan tulang
Urat nadi dan darah merah putih
Lahir dari tanah pertiwi
Tanah para leluhur
Ini hari yang telah ditakdirkan
Untuk menabuh genderang keyakinan
Bahwa pancasila bukan buatan manusia
Ia titah Tuhan yang Esa
Dengan meminjam jiwa bapa bangsa
Yang namanya terukir sejarah: Soekarno!
Untuk menabuh genderang keyakinan
Bahwa pancasila bukan buatan manusia
Ia titah Tuhan yang Esa
Dengan meminjam jiwa bapa bangsa
Yang namanya terukir sejarah: Soekarno!
Telah puluhan tahun berlalu
Aku benam dalam kebesaranmu
Pada keramat dan kesaktian namamu
Aku lantang teriak: Aku Indonesia!
Dan jiwa raga kupersembahkan
Untukmu Indonesiaku
Aku benam dalam kebesaranmu
Pada keramat dan kesaktian namamu
Aku lantang teriak: Aku Indonesia!
Dan jiwa raga kupersembahkan
Untukmu Indonesiaku
Hari ini kukibarkan darah merah putih
Cinta yang tak pernah pudar
Ini hidup untuk negeri
Yang terbentang dari Sabang sampai Merauke
Ini tanah sakti sesakti pancasila
Yang tak pernah goyah dan tergantikan.***
Cinta yang tak pernah pudar
Ini hidup untuk negeri
Yang terbentang dari Sabang sampai Merauke
Ini tanah sakti sesakti pancasila
Yang tak pernah goyah dan tergantikan.***
Lap Made Pica 1 Oktober 2017
Komentar
Posting Komentar