BERSAHAJA DENGAN BUMI
Aku mengingat petuahmu
Leluhur-leluhur yang selalu arif
Bersaja hidup di rongga bumi
Menyandar kepala pada batu padas
Menapakkan telapak kakinya
Pada tanah yang menyalurkan roh
Menjiwai seluruh tata laku hidup
Leluhutku mewariskan pesan sakral
Tentang kemarahan bumi
Watu boto tana lala*)
Ketika hati manusia berkhianat
Batu-batu melunak
Dan tanah mencair
Membawa bencana mematikan
Leluhur-leluhurku arif dan bijak
Menghargai bumi dengan upacara
Tidak untuk ritual berhala
Tetapi karena menemukan nilai
Bahwa bumi itu kehidupan
Yang harus dijaga
Dan tetap disakralkan
Bumiku dan bumimu
Adalah bumi kita
Ia hidup dalam setiap jiwa
Marah atas kerakusan menguasai bumi
Memberi tanda peringatan
Melalui bencana demi bencana
Mari berhenti menyakiti bumi
Bersahabat abadi bersamanoya
Denpasar, 11 Januari 2019
*)Filosofi Bajawa:
Batu melembek tanah mencair
Komentar
Posting Komentar