PADA AIR MATAMU




Hari ini untuk pertama kalinya
Aku melihat engkau menangis
Meluruhkan air mata laki-laki
Dan pertama kali kuhapus
Dengan telapak tanganku

Kita memang satu rahim
Tetapi hidup di dunia yang beragam
Ketika aku terlalu lama di pengasingan
Dan kita tak pernah duduk bersama
Sekedar berkisah tentang  masa kecil

Kini kita sama-sama menggapai usia senja
Menuju garis batas
Kita bisa merajut kebersamaan
Dalam keragaman rasa
Engkau yang  mengalami sakit
Dan aku yang merasakan sakitmu

Sudah, jangan menangis
Di depan kita  ada jalan lapang
Kita harus berani melangkah
Tetap menjadi laki-laki
Dengan kepala terangkat gagah
Sebab  baik hidup atau mati
Sudah ada waktunya.***

Denpasar, 9 Mei 2016


Komentar

Postingan populer dari blog ini

SUATU PAGI DI CORNELIUS

SENJA DI KALI MADIUN

PENYERAHAN