KUKENANG GURU
Aku ingin bersiarah
Ke pusara-pusaramu
Di Fo’a dan Pomasule
Di kampung rahim Malapedho dan Waebela
Tempat kalian semua tidur abadi
Di halaman rumah atau samping rumah
Di bawah lambaian daun lontar
Karena pada batu nisan tertulis namamu
Yang masih terlekat di sanubari
Aku ingin mengeja nama kalian
Thadeus Sola
Feliks Rie
Yoseph Dou
Nikolaus Sake
Petrus Keo
Thomas Kabe
Arnol Wea
Hendrikus Keo
Martinus Rawi
Nama kalian sakral
Terlekat erat pada seribu hati
Yang masih tinggal di sini
Aku ingin bersiarah ke Waebetu
Ke makam keluarga di Waewoki
Ke pusara di kampung Laja
Menyiangi rumput di pusaramu
Lelaki-lelaki besi pengabdi tangguh
Mengeja lagi namamu
Hendrikus Ria
Kristianus Nau
Bapa guru Woda
Aku tahu pada batu nisan kalian
Tertulis sejarah pengabdian
Di lereng gunung Inerie dan kampong sunyi
Tempat kalian tempa potongan besi
Menjadi mata parang yang tajam
Senjata kerja seribu lelaki perkasa
Aku ingin menjenguk pusara-pusaramu
Di kampung-kampung bumi Ngada
Di kampung-kampung bumi Ende
Di kampung-kampung bumi Sikka
Di pemakaman katolik tengah kota Madiun
Tempat guru-guruku mengasoh damai
Setelah paripurna mengabdi
Di SMP Sanjaya
Di SPG Negeri Ende
Di SPGK Don Bosko Maumere
Di STKIP Widya Yuwana
Aku ingin menyalakan dian
Dan berucap: Terimakasih untuk pengabdian!
Aku ingin sejenak singgah
Di kuburan katolik Ende
Untuk menyapu pusaramu
Menyapa lagi namamu
Falentinus Wangu
Kau adalah sejarah
Yang selalu tinggal di jantungku
Aku ingin menyanyikan lagu requiem
Sambil menghiburmu
Bapak, engkau bukan orang asing di sini
Meski diammu jauh dari tanah leluhurmu
Semoga suatu saat engkau pulang
Ke rumahmu di Pomasule
Terimakasih sejuta guru
Yang telah pergi
Setelah usai mengabdi di ladang semai
Terimakasih sejuta guru
Yang telah usai mengabdi di ladang bakti
Terimakash sejuta guru
Yang masih merawat bibit-bibit semai
Jasamu akan selalu dikenang
Di setiap jengkal jalan siarah.***
Denpasar, 2 Mei 2016
Selamat Hari Pendidikan
Komentar
Posting Komentar