KEPADA KAUM MUNAFIK

 

Di negeriku ini
Orang-orang mengaku punya Tuhan
Berdoa setiap saat
Berteriak menyebut asmaNya
Suaranya menembus langit
Hingga ke pintu surga
Sujud dan berserah penuh taqwa
Dan mengaku orang beriman 

 

Tetapi berita harian mencekam
Pembunuhan sadis di mana-mana
Pembantaian tanpa rasa kemanusiaan
Perkosaan tanpa rasa bersalah
Pencurian tanpa rasa malu
Korupsi tanpa rasa risih
Perselingkuhan tanpa malu-malu lagi

 

Ini negeri pemuja Tuhan
Yang kehilangan roh keadaban
Penghuni anak bangsa
Berkubang dalam perseteruan
Mempertengkarkan siapa Tuhannya
Saling mencerca
Saling mencelah
Saling cemooh
Dan Tuhan pun diperdebatkan

 

Sesama hamba tak lagi satu rasa
Yang tak seiman dicap kafir
Meski ia sujud berdoa dengan cara santun
Kawanan kecil dipersulit
Bila mereka ingin rumah Tuhannya
Di negeri ini sudah berkeliaran setan-setan
Yang tak suka pada kemanusiaan
Dalam ikatanb persaudaraan

 

Hai setan pemuja Tuhan
Berhentilah menjadi kaum munafik
Mari bangun tonggak persaudaraan
Karena Tuhan itu pencipta semua mahluk
Juga mencipta kau dan aku
Ia sumber cinta
Dan sumber kebenaran
Tuhan bukan ajaranmu
Yang bisa saja sesat dan menyesatkan.***

Denpasar, 17 Juni 2016

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SUATU PAGI DI CORNELIUS

SENJA DI KALI MADIUN

PENYERAHAN