JEJAK (2)



Di Maghilewa tembuni-tembuni kita
Tergantung di ranting pohon
Mencumbu alam
Memupuk bumi
Menghidupkan kekuatan
Anak-anak kampung
Yang tahan pada cuaca

Di Maghilewa rahim ibu telah ditanam
Dan sang perkasa telah dibaringkan
Menunggu buah-buah rahimnya
Menyusul bila sampai saatnya
Dan buah rahim sulung
Telah kembali
Ke rahim ibu.***
Denpasar 3 Juli 2016


Komentar

Postingan populer dari blog ini

SUATU PAGI DI CORNELIUS

SENJA DI KALI MADIUN

PENYERAHAN