DOA YANG KERING
Telah kudaraskan doa-doa di kapel katakombe
Doa pagi yang kering
Kurasa Tuhan sedang menjauh
Dan tanganku terlalu lemah
Untuk menggapai umbai jubah-Mu
Tuhanku ya Tuhanku
Ini pagi terlalu singkat untuk
kupacu jiwa
Agar selalu dekat dan merasakan harum nafas-Mu
Mungkin setelah kuselesaikan hari ini
Aku akan kembali menyentuh-Mu
Meski dengan jari-jari tangan yang kotor
Kuharap Engkau tak lebih menjauh lagi
Agar pada waktunya aku
benamkan pasrah
Pada kemahakuasaan-Mu yang tanpa batas
Akan terus kucari jalan-Mu
Agar setiap langkah yang kuayunkan
Tidak tersesat di belukar keputusasaan.***
Ritapiret, akhir Oktober 1987
Komentar
Posting Komentar