DI MATAMU KULIHAT WAJAH IBU
(Kepada: Kak Dami)
Di matamu kulihat wajah ibu
Dan di keningmu kutangkap wajah ayah
Kau lelaki sulung buah rahim
Yang mengelus jiwaku
Dan bermadah:
Terbanglah
Terbang ke angkasa
Seperti burung
Kau tak boleh lelah
Sebab jalanmu masih panjang
Dan di keningmu kutangkap wajah ayah
Kau lelaki sulung buah rahim
Yang mengelus jiwaku
Dan bermadah:
Terbanglah
Terbang ke angkasa
Seperti burung
Kau tak boleh lelah
Sebab jalanmu masih panjang
Pada bibirmu
Mengulum seutas senyum
Memberiku harapan
Dan aku percaya:
Aku tak akan dahaga
Karena cintamu terus mengalir
Dari mata hatimu yang tulus
Menyiram jiwa bungsu
Yang rindu dekapan ibu
Dan belai jemari ayah
Mengulum seutas senyum
Memberiku harapan
Dan aku percaya:
Aku tak akan dahaga
Karena cintamu terus mengalir
Dari mata hatimu yang tulus
Menyiram jiwa bungsu
Yang rindu dekapan ibu
Dan belai jemari ayah
Entahkah suatu saat
Aku dapat membuatmu bangga?
Atau mungkin memaksamu mengelus dada?
Tapi di sukmaku kusimpan puisi cinta
Dan suatu saat engkau akan tahu
Aku menghormatimu
Karena kau begitu tulus
Aku dapat membuatmu bangga?
Atau mungkin memaksamu mengelus dada?
Tapi di sukmaku kusimpan puisi cinta
Dan suatu saat engkau akan tahu
Aku menghormatimu
Karena kau begitu tulus
Maumere, Juli 1977
Komentar
Posting Komentar