DALAM PASRAH




Akhirnya kita harus membangun tiang kokoh
Tempat  mengikat jiwa penyerahan
Ketika  kita  hanya punya milik
Satu kata pengharapan
Bahwa akan turun hujan berkah
Dan mengalir banjir  kemahakuasaanNya
Kita  ingin membiarkannya
Berlari dalam   ketakpastian
Meski  sudah kita catat dengan tulus
Ke mana akan bermuara

Matahari  pada ujung senja
Dan  bulan malam  mendekat tenggelam
Mungkin  engkau akan dipanggulnya
Dan ketika esok hari yang datang lagi
Engkau tinggal di sana
Pada dunia lain yang telah disediakan
Perpisahan  pun akan menjadi abadi

Kita pun tak punya kuasa
Untuk  menghapus yang sudah tercatat
Dalam buku  takdir  setiap insani
Kita pun tak punya kekuatan
Untuk  melawan  suratan takdir
Karena ketika kita lahir
Tuhan  sudah menulis di tempat mana
Kita harus mengakhirinya
Hanya soal waktu
Kapan kita sampai di garis finis
Dengan pasrah
Dengan iman.***

Denpasar, 28 Mei 2016


Komentar

Postingan populer dari blog ini

SUATU PAGI DI CORNELIUS

SENJA DI KALI MADIUN

PENYERAHAN