SURAT CINTA DI TENGAH MALAM
Kutulis surat cinta ini pada tengah malam
Agar kesunyian merasuk jiwa
Dan nyanyian burung hantu di kuburan
Dapat kusalin seutuhnya
Dalam lembaran putih
Dan engkau tahu
Aku jatuh cinta
Agar kesunyian merasuk jiwa
Dan nyanyian burung hantu di kuburan
Dapat kusalin seutuhnya
Dalam lembaran putih
Dan engkau tahu
Aku jatuh cinta
Ini cuma satu goresan
Dari sorot matamu kutangkap
Dan kibaran rambutmu rindu elusan
Ini cuma satu catatan
Dari kepingan senyummu
Membuatku terkapar
Di sudut rasa
Dari sorot matamu kutangkap
Dan kibaran rambutmu rindu elusan
Ini cuma satu catatan
Dari kepingan senyummu
Membuatku terkapar
Di sudut rasa
Tengah malam yang terjaga
Mimpi tanpa mengatup mata
Aku ingin malam ini segera usai
Dan bola matamu kembali memanah
Di lintasan jalan Kota Uneng-Madawat
Kita saling menikam sukma
Mimpi tanpa mengatup mata
Aku ingin malam ini segera usai
Dan bola matamu kembali memanah
Di lintasan jalan Kota Uneng-Madawat
Kita saling menikam sukma
Aku tahu malam ini
Kau pun berjaga
Menemukan jawaban pada tanya
Adakah cinta akan mengalir
Di tanah tanpa gajah
Dan aku akan memaharmu dengan gadingnya?
Kau pun berjaga
Menemukan jawaban pada tanya
Adakah cinta akan mengalir
Di tanah tanpa gajah
Dan aku akan memaharmu dengan gadingnya?
Mungkin esok pagi
Kita dua menemukan jawabannya
Di ranting-ranting pohon johar
Atau mungkin di selembar daun ketapang
Atau mungkin kita diam membisu
Saling menatap
Ini kerinduanku di bait terakhir.***
Kita dua menemukan jawabannya
Di ranting-ranting pohon johar
Atau mungkin di selembar daun ketapang
Atau mungkin kita diam membisu
Saling menatap
Ini kerinduanku di bait terakhir.***
Kabor C akhir Juli 1977
Komentar
Posting Komentar