SUATU HARI DI KAMPUNG SIKKA



Di kampung Sikka sejenak tertegun
Pada rimbun daun kakao
Ranting-ranting jambu mete yang kekar
Pohon nyiur menancap dinding langit
Dari lereng bukit hingga bibir pantai
Pesona anugerah Tuhan
Tawarkan keindahan

Di pantai Sikka sejenak termangu
Pada laut biru menggoda
Pada pecahan ombal putih
Menyapu hamparan pasir putih
Burung elang perkasa
Menukik dari langit memanah kakap
Waebuan*) berbalut kain tenun ikat
Bermotif malekat dan burung pelican
Membasuh wajah di muara kali Lela
Bola matanya memanahku

Di Gua Maria Fatima Lela
Oh, mata itu, mata setajam sembilu
Menikam jiwaku
Menyusupkan bulir-bulir cinta ibunda
Yang telah berdiam bersamanya
Mata Bunda anak yatim piatu
Meneduhkan hati yang galau
Bunda yang penuh belaskasih

Oh Bunda…..
Titip rindu pada ibu
Titip rindu pada ayah
Yang telah bersanding di rumah damai
Dekat padamu
Tabe Ora Inang Ratu Kontas
Aku ingin rebah di pelukmu*)***

agust g thuru
Gua Maria Fatima Lela, ziarah siswa, mei 1976
*) Waebuan=gadis
Tabe Ora Inang Ratu Kontas =Hormat kepada bunda Maria

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SUATU PAGI DI CORNELIUS

SENJA DI KALI MADIUN

DOA MENJELANG PEMILU