SELALU KUKENANG



Jika hari ini kukenang engkau
Itu karena cintaku dan cintamu tak pernah mati
Selalu tersulut lagi setiap pergantian tahun
Karena kau sangat bernilai bagiku
Dan aku sangat berarti bagimu

Perempuan  yang selalu kukenang
Di hari seperti saat ini
Mengenang pengabdianmu yang berakhir ragawi
Tapi tidak untuk cinta
Karena  telah berakar pada jiwa
Buah-buah rahimmu

Namamu  semakin sakral
Selalu membuatku bergetar
Meluruh rasa rindu jiwa raga
Ingin memelukmu sekarang ini
Sambil berceritera tentang jalan berliku
Yang sedang kususuri ini
Mungkinkah aku tersesat di belukar doa?

Ibu, jawab aku…
Agar punah sudah gelisahku
Dan jika malam ini  sampai di ujung pagi
Aku mampu memadamkan  api gundah
Lalu aku mengatup tangan berdoa untukmu
Sebab  sudah lama perpisahan ragawi ini
Meski kutahu kau tetap ada di nadirku.***

Ritapiret, 19  November 1987


Komentar

Postingan populer dari blog ini

SUATU PAGI DI CORNELIUS

SENJA DI KALI MADIUN

DOA MENJELANG PEMILU