SADAR


 

Mungkin aku telah jatuh
Di kolam kehidupan yang keruh
Terlena di tengah aroma tengik
 

Menikmati waktu tanpa bijak  
Membiarkan tubuh luluh  
Dalam riak-riak tanpa nada 
Tanpa persabatan Tanpa doa pertobatan

 

Tanganmu oh... tulang rusukku
Mengangkatku dari lulur dosa
Kau bersihkan jiwaku
Dengan air mata cinta
Yang mengalir dari hati perempuan
Menawarkan notasi-notasi
Penuh nada memaafkan

 

Aku telah bangun dari ranjang hitam
Merebah rasa di dadamu
Merasakan belai jemarimu
Dan lesatan desah napasmu
Membangkitkan suara jiwa
Untuk kembali berbenah
Agar biduk yang telah lama kita tumpangi
Tak karam di tengah lautan kehidupan

Denpasar 1 Pebruari 2017

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SUATU PAGI DI CORNELIUS

SENJA DI KALI MADIUN

DOA MENJELANG PEMILU