SURAT KEPADA BOHARI
Untukmu Bohari bin Milo di Johor Bahru
Kutulis suara hati dalam balut rindu
Yang mencabik jiwa raga
Karena perpisahan kita sudah terlalu lama
Dan nyaris tak ada setitik harapan
Untuk sebuah perjumpaan lagi
Rinduku adalah rindu seluruh waktu
Yang melingkup kehidupan manusiawi
Keluarga besar Sa"o Ledo
Sebab namamu masih tertulis di Mataraga
Dan senantiasa disebut di saat pesta reba
Yang selalu dirayakan di ujung tahun
Di Maghilewa tempat ibu melahirkanmu
Namamu disebut: Nikolaus Beo!
Engkau masih dikenang
Meski bapa dan ibu telah pergi
Menghadap Sang Khalik Pencipta
Membawa serta rindu padamu
Rindu yang tak pernah mati
Ka'e, engkau katakan tak layak
Pulang bertandang ke Maghilewa
Karena telah berganti nama
Dan berganti iman
Ah ka'e, kami menghormati pilihanmu
Karena soal iman adalah pilihan pribadi
Yang tak pernah mematikan garis keturunan
Di bulan suci Ramadhan ini
Rindu kami menyulam kasih
Bersamamu ka'e Bohari
Sebab kita tak pernah menjadi berbeda
Oleh pilihan agama yang tak sama
Karena pada akhirnya
Kita pulang ke rumah Tuhan
Yang satu dan sama
Pulanglah ka'e seusai idul fitri
Untuk merayakan hari kemenanganmu
Bersama keluargamu Woe Thuru
Di kampung kita: Maghilewa!
Selamat menjalankan puasa bulan ramadhan
Kami merindukanmu.
Denpasar, 22 Mei 2018
Ka'e = kakak
Mataraga = tahta leluhur
Sa'o Ledo = nama rumah adat
Woe Thuru = nama suku/klan
Reba = pesta adat
Maghilewa= kampung di lereng Inerie
Komentar
Posting Komentar