PEREMPUAN DI JENDELA
Perempuan bergelang gading
Memanah dari jendela rumah
Rambutnya
terikat berbalut kain tenun
Kau terlalu sederhana
Untuk digiring ke mimpi malam
Di rumah pesta kekudusan ini
Kau adalah wajah yang terus mengejar
Sampai pada larut malam
Dan berakhir pada subuh
Ketika doa-doa pagi kulantunkan
Dan aku tak bisa lagi bermimpi tentangmu
Mungkinkah kau masih di jendela
Menunggu aku melukis rohmu?***
Ritapiret, Oktober 1987
Komentar
Posting Komentar