NYANYIAN ANAK LAUT
Kami tak bisa merajut hidup
Di lereng-lereng perbukitan
Di lembah-lembah pegunungan
Di hamparan sawah seluas samudera
Di ladang berhumus kemakmuran
Di lereng-lereng perbukitan
Di lembah-lembah pegunungan
Di hamparan sawah seluas samudera
Di ladang berhumus kemakmuran
Meski kamu mendirikan istana
megah
Dan menawarkan ranjang berlapiskan emas
Maaf, kami tak terbiasa
Bercinta tanpa deburan ombak
Dan menawarkan ranjang berlapiskan emas
Maaf, kami tak terbiasa
Bercinta tanpa deburan ombak
Kami bukan kawanan ternak
Bermegah di rerumputan hijau
Merdeka berlarian di padang pasir
Rindu berkubang di kolam susu
Kami bukan segerombolan pipit
Rindu bersarang di rerimbunan
Maaf, kami sudah terbiasa
Bercinta dengan angin laut
Bermegah di rerumputan hijau
Merdeka berlarian di padang pasir
Rindu berkubang di kolam susu
Kami bukan segerombolan pipit
Rindu bersarang di rerimbunan
Maaf, kami sudah terbiasa
Bercinta dengan angin laut
Leluhur kami bercinta di laut
Beranak cucu di samudera
Berkaca wajah di laut biru
Bercermin jiwa di alunan gelombang
Kami tak bisa bermalam di dataran luas
Karena darah kami telah menyatu
Pada petak-petak rumah apung
Istana megah anak bahari***
Beranak cucu di samudera
Berkaca wajah di laut biru
Bercermin jiwa di alunan gelombang
Kami tak bisa bermalam di dataran luas
Karena darah kami telah menyatu
Pada petak-petak rumah apung
Istana megah anak bahari***
Wuring, April 1977
Komentar
Posting Komentar