MALAM MERINDUMU

 

Rinduku malam ini
Menatap wajahmu
Mendengar suaramu
Menangkap senyummu
Melukis deritamu
Menulis hatimu
Menggenggam sukmamu

 

Rinduku malam ini
Duduk di tepi ranjang
Melihatmu memejam mata
Menghitung tetes mineral
Dari selang botol infus
Menghitung tetes transfusi darah
Darah kehidupan

 

Rinduku malam ini
Mendengar desah nafasmu
Menangkap semangatmu
Menuang gagasanmu
Ke dalam buku kehidupan
Rindu engkau ada di sini
Melafal doa harapan

 

Oh kehidupan adalah himne cinta
Dan kematian menjadi lamentasi terakhir
Perpisahan yang menyakitkan
Meski selalu ada harapan
Suatu saat ada pertemuan
Rinduku padamu akan berakhir
Ketika aku mengalami kematian***

Denpasar, dini hari 11 Juni 2016

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SUATU PAGI DI CORNELIUS

SENJA DI KALI MADIUN

DOA MENJELANG PEMILU