KUPANAH WAJAHMU



Apakah engkau tak melihat
Ketika bola mataku
Memanah wajahmu
Jantungku berdetak
Ketika kau sebar senyum
Ah, ibu guruku
Kau telah membuatku terpesona
Jiwa muda yang terkapar
Terbang di angan-angan
Bersanding di altar gereja tua

Kuharap kau pura-pura
Tak menangkap getar hatiku
Entahlah aku atau kau yang memulai
Atau adakah kau punya waktu
Membiarkan aku membisik cinta
Dan engkau melumatku
Dengan senyum?

Aku rindu esok
Kembali menerkammu
Hingga lonceng berdentang
Dan sejengkal waktu bersamamu
Menulis getar hati
Anak manusia.***

Kabor C Maumere Oktober 1976


Komentar

Postingan populer dari blog ini

SUATU PAGI DI CORNELIUS

SENJA DI KALI MADIUN

DOA MENJELANG PEMILU