KEPADA GERSON POYK

 

Kau adalah nama
Yang melekat di benakku
Ketika aku mulai pandai melafal kata
Ketika langit-langit sekolahku
Terbuat dari ilalang
Dan papan tulis dari bumi berdebu

 

Namamu kutemukan di hari sunyi
Ketika buku-buku tertumpuk saja
Di ruang kerja kepala sekolah
Dan setan-setan menarik tanganku
Menggodaku penuh nafsu
Ayo, curi...curi dan bawa pulang

 

Namamu kukenal dan kurekam
Ketika tanganku menggapai bukumu
Sang Guru di Pulau Rote
Yang kusembunyikan di lega maghi
Untuk kubawa pulang dan kukisahkan lagi
Pada anak kampung saat bulan terang

 

Bukumu Sang Guru
Jendela yang menuntunku
Memandang ranting-ranting sastra
Tumbuh di negeri sabana
Merambah di dunia jiwa
Berakar di sanubari

 

Opa, kini kau sepuh
Guru yang akan kukenang
Ketika waktu terus berlalu
Namamu akan membekas di Flobamora
Seharum cendana
Semerbak asap gaharu***

Denpasar, 16 Juni 2016
Selamat ulang tahun opa Gerson Poyk
Selamat HUT Hari Sastra NTT

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SUATU PAGI DI CORNELIUS

SENJA DI KALI MADIUN

DOA MENJELANG PEMILU