GORESAN SYUKUR



Ini goresan dari ujung jari
Yang tiada henti menghitung waktu
Menorehkan madah syukur
Pada bentangan langit
Agar diterbangkan angin
Berbagi ke sudut bumi

Goresan syukur untuk curahan rahmat
Yang mengalir dari berjuta keping hati
Tiada henti meneteskan air kasih
Dan yang dahaga terpuaskan
Bunga-bunga di petak hati bermekaran
Terimakasih untuk curahan tanpa lelah

Ini madah syukur untukmu
Yang menularkan bahasa cinta
Untuk menyembuhkan luka jiwa
Sejuta kehidupan di kesunyian
Di tengah dunia yang penuh gemuruh
Satu goresan kata di langit biru
Menyembuhkan luka bumi

Maka biarkan jari-jari ini
Menulis kata-kata yang menyejukkan
Mengalir dari hati yang tulus
Agar keping hati menjadi tempat singgahan
Yang menguak bibir membagi senyum
Karena satu lesatan senyum
Mengubah dunia menjadi firdaus
Agar layak menjadi tempat kediaman
Tanpa ketakutan dan mimpi buruk
Langit adalah buku tanpa halaman
Menampung bahasa yang menghidupkan
Juga kata-kata yang mematikan
Tetapi waktu adalah rahmat
Untuk diisi dengan catatan yang mengharukan
Mengajak dunia tertawa riang
Sebelum semua kita pulang kepadaNya.***

Denpasar, 1 Maret 2016


Komentar

Postingan populer dari blog ini

SUATU PAGI DI CORNELIUS

SENJA DI KALI MADIUN

DOA MENJELANG PEMILU