DOA UNTUK BALI
Ini untaian kata yang terlalu sederhana
Yang mesti kusampaikan pada-Mu
Ya Sang penentu keutuhan bumi dan langit
Perekat ruas dan jengkal tanah Bali
Ini doa mesti kupanjatkan
Agar sampai ke genggam tangan-Mu
Dan Engkau curahkan kuasa atas bencana
Agar senantiasa bersahabat
Dengan mahluk ciptaan-Mu
Yang mesti kusampaikan pada-Mu
Ya Sang penentu keutuhan bumi dan langit
Perekat ruas dan jengkal tanah Bali
Ini doa mesti kupanjatkan
Agar sampai ke genggam tangan-Mu
Dan Engkau curahkan kuasa atas bencana
Agar senantiasa bersahabat
Dengan mahluk ciptaan-Mu
Engkau tahu ya Tuhan
Bencana sedang menerpa tanah leluhur
Gunung Agung memuntahkan debu panas
Mengalirkan lahar dari rongga perutnya
Beribu-ribu hamba ciptaan-Mu menjauhinya
Karena tahu apa arti kekuatan alam
Tapi kami percaya pada-Mu
Bahwa kuasa alam tak lebih dasyat
Dari kuasa-Mu yang tiada batas
Bencana sedang menerpa tanah leluhur
Gunung Agung memuntahkan debu panas
Mengalirkan lahar dari rongga perutnya
Beribu-ribu hamba ciptaan-Mu menjauhinya
Karena tahu apa arti kekuatan alam
Tapi kami percaya pada-Mu
Bahwa kuasa alam tak lebih dasyat
Dari kuasa-Mu yang tiada batas
Kami tahu ini bencana menakutkan
Sewaktu -waktu ia bisa membunuh
Tapi haruskah aku takut
Ketika aku masih punya iman sebesar biji sesawi
Bahwa kuasa-Mu jauh melampaui
Segala kuasa langit dan bumi?
Sewaktu -waktu ia bisa membunuh
Tapi haruskah aku takut
Ketika aku masih punya iman sebesar biji sesawi
Bahwa kuasa-Mu jauh melampaui
Segala kuasa langit dan bumi?
Tuhanku, ini doa tercurah
Dari iman yang teguh pada-Mu
Bahwa tak ada satu pun kuasa
Yang mampu menghancurkan kuasa-Mu
Maka di tengah bencana ini
Aku sujud pada-Mu
Aku tahu betapa luas cinta-Mu
Dan aku akan mampu bersahabat
Dengan bencana sedahsyat apapun di muka bumi
Tuhan sedengkan telinga-Mu
Dengarkan doaku.***
Dari iman yang teguh pada-Mu
Bahwa tak ada satu pun kuasa
Yang mampu menghancurkan kuasa-Mu
Maka di tengah bencana ini
Aku sujud pada-Mu
Aku tahu betapa luas cinta-Mu
Dan aku akan mampu bersahabat
Dengan bencana sedahsyat apapun di muka bumi
Tuhan sedengkan telinga-Mu
Dengarkan doaku.***
Gereja MBSB 29112017
Komentar
Posting Komentar