BERI KAMI HUJAN




Engkau Sang Mulia Dewa Indra
Hembuskan  nafasmu
Penuhi  seluruh sudut bumi
Kumpulkan keping-keping awan
Menjadi atap langit
Mencurahkan bulir-bulir hujan
Karena sudah lama kami merindu

Oh Dewa Cuaca Raja Kahyangan
Kumpulkan awan dari segala benua
Menjadi atap rumah pulau kami
Yang meneteskan butir-butir air  surgawi
Karena  musim tanam  sudah tiba
Sawah ladang  kami perlu pancuran
Dan dahaga kami terpuaskan
Sudah terlalu lama kami merindu

Oh Dewa Petir Dewa Hujan
Air mata kami tak mampu
Menyiram tanah gersang
Kami perlu mata air yang tiada henti
Mengalirkan rahmat darimu
Karena tanah sawah retak menganga
Tanah ladang dan tegalan  meranggas
Hanya engkau yang punya kuasa
Menghidupkan  mata air yang mengering
Sebab  sudah terlalu lama kami menunggu

Oh Dewa pemimpin penguasa alam
Engkau berkuasa menjinakkan matahari
Agar ia redup berganti teduh
Membiarkan  wajahnya  dalam balutan kabut
Lalu memuntahkan air berkelimpahan
Karena  sejuta umat  menantikan tetesan  air 
Sebab sudah terlalu lama kami berpasrah

Oh leluhur  penunggu alam
Pendamping  perjalanan hidup kami
Kirimkan  air  secukupnya
Karena  pucuk pisang telah layu
Pohon kelapa  mandul
Rumput padang luas mati terpanggang
Dan hewan peliharaan berkeliaran
Tanpa suguhan pakan hijau
Menahan dahaga tanpa kubangan

Bapa di surga
Kedalam kuasaMu yang tiada batas
Kami percaya tak ada yang mustahil
Engkau  berkuasa atas bumi dan langit
Berkuasa atas awan dan matahari
Berkuasa atas hidup kami
Dan mencintai kami
Hari ini  ya Tuhan
Beri kami  hujan secukupnya
Karena sudah terlalu lama kami berharap
Dalam rindu dan iman padaMu.***

Denpasar, 12 Januari 2016
 *)Pantai Sanur: Andaikata laut itu tawar…


Komentar

Postingan populer dari blog ini

SUATU PAGI DI CORNELIUS

SENJA DI KALI MADIUN

DOA MENJELANG PEMILU