BAJAWA (1)
Aku rindu jalan tanah liat
Lumpur merah
Di ujung jalan menuju Sanjaya
Rumah-rumah beratap lenga
Dan dinding istana dari naja
Rindu mengulang kisah
Berlari di rumput hijau Sanjaya
Sambil menghirup harum kayu putih
Dan aroma kopi arabika
Dari
hutan dadap belakang sekolah
Aku rindu bercanda kata
Dengan sesama pencari kehidupan
Anak kota dan desa yang menyatu
Yang setelah itu terbang bebas
Menuju segala penjuru
Rindu menyapa selamat pagi
Padamu pahlawan tanpa tanda jasa
Mungkinkah hari ini engkau tersenyum
Mungkin mendekap azab usia tua
Atau
istirahat kekal di pembaringan abadi
Bajawa aku rindu padamu
Kota seikat kenangan
Yang tak akan mati
Di rahimmu aku
lahir
Menjadi apa adanya kini.***
Denpasar, 22 Agustus 2016
Komentar
Posting Komentar