SYUKUR



Semakin mendekat ke garis batas
Ziarah hitam putih
Ada waktu air mata tumpah
 
Dan jiwa melenguh
Ada tawa canda
Di petak-petak singgahan
Dan nyanyi sunyi di kapel tua
Seperti racikan bumbu 
Menyatu di tempurung kelapa

Semakin mendekat senja
Perhentian demi perhentian terlampaui
Penuh catatan suka dan duka
Ketika sayap-sayap jago kampung
Menerobos tapal batas
Dan menyibak samudera
Bercumbu di pelaminan
Lintas kultur budaya

Sayap ini telah terkepak
Dari ujung timur sampai barat
Dari utara sampai selatan
Dan membangun istana
Di kemegahan pulau dewa
Di sini tempat indah memetik dawan
Sembari menanti saat yang pasti tiba
Menyelesaikan catatan terakhir
Dari buku kehidupan

Tangan-tangan kasih
Dan doa-doa cinta
Bersama belahan jiwa
 
Perempuan yang setia
Hidup ini harus disudahi
Dengan penuh syukur.***
Denpasar, 25 Mei 2015
Pada perhentian ke-58

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SUATU PAGI DI CORNELIUS

SENJA DI KALI MADIUN

DOA MENJELANG PEMILU