JANJ
Sudah lama orang-orang di negeri ini
Mendengar kata-kata janji
Dari laskar yang berjuang atas nama rakyat
Kamu akan merdeka dari lapar
Karena tanah-tanah gundul kujadikan firdaus
Dengan manna yang bertaburan
Kamu akan merdeka dari haus
Karena bukit-bukit gersang kujadikan eden
Penuh dengan anggur merah
Dan kamu bisa membunuh dahaga
Mendengar kata-kata janji
Dari laskar yang berjuang atas nama rakyat
Kamu akan merdeka dari lapar
Karena tanah-tanah gundul kujadikan firdaus
Dengan manna yang bertaburan
Kamu akan merdeka dari haus
Karena bukit-bukit gersang kujadikan eden
Penuh dengan anggur merah
Dan kamu bisa membunuh dahaga
Oh....janji
Datang berjingkrak di sudut jiwa
Berjoget di tepi bibir
Menari di hamparan debu
Sambil engkau menabuh genderang
Dan rakyat jadi terhipnotis
Mereka bilang:
Kau hebat!
Datang berjingkrak di sudut jiwa
Berjoget di tepi bibir
Menari di hamparan debu
Sambil engkau menabuh genderang
Dan rakyat jadi terhipnotis
Mereka bilang:
Kau hebat!
Tetapi setelah pesta usai
Oh, lihatlah tanah masih gersang
Dan bukit-bukit masih tandus
Di sudut kota tubuh terkapar
Di tepi jalan si miskin menjerit
Di remang malam pelacur berdandan
Di kesunyian mereka meratap
Di desa rakyat kesepian:
Tanpa listrik
Tanpa televisi
Tanpa jalan raya
Tanpa pasar
Tanpa sekolah
Tanpa jembatan
Tanpa puskesmas
Tetapi kau semakin menjauh
Oh, lihatlah tanah masih gersang
Dan bukit-bukit masih tandus
Di sudut kota tubuh terkapar
Di tepi jalan si miskin menjerit
Di remang malam pelacur berdandan
Di kesunyian mereka meratap
Di desa rakyat kesepian:
Tanpa listrik
Tanpa televisi
Tanpa jalan raya
Tanpa pasar
Tanpa sekolah
Tanpa jembatan
Tanpa puskesmas
Tetapi kau semakin menjauh
Engkau ada di gedung itu
Berteriak sampai terkentut-kentut
Ratusan yang berparade bersamamu tak terganggu
Karena bau kentutmu dari makanan kelas yang kau nikmati
Teriakanmu tidak lagi di depan selaksa jelata
Tapi di ruang mewah
Gontok-gontokkan
Saling cemooh
Lagi-lagi kau bilang:
Demi rakyat!
Berteriak sampai terkentut-kentut
Ratusan yang berparade bersamamu tak terganggu
Karena bau kentutmu dari makanan kelas yang kau nikmati
Teriakanmu tidak lagi di depan selaksa jelata
Tapi di ruang mewah
Gontok-gontokkan
Saling cemooh
Lagi-lagi kau bilang:
Demi rakyat!
Oh...janji...
Semakin jauh
Bencana di mana-mana kau tak datang
Jutaan jiwa terperangkap pada derita panjang
Anak bangsa mati sia-sia karena narkoba
Rakyat kecil tak bisa lagi berdiri
Karena tulang buku tak kuat
Menopang tubuh yang keropos
Semakin jauh
Bencana di mana-mana kau tak datang
Jutaan jiwa terperangkap pada derita panjang
Anak bangsa mati sia-sia karena narkoba
Rakyat kecil tak bisa lagi berdiri
Karena tulang buku tak kuat
Menopang tubuh yang keropos
Di sana engkau berpesta pora
Menikmati uang haram dari hasil korupsi
Menanti waktunya datang
Di ujung pengabdianmu
Untuk kembali menyambung janji
Membohongi orang-orang kecil tanpa kuasa
Menikmati uang haram dari hasil korupsi
Menanti waktunya datang
Di ujung pengabdianmu
Untuk kembali menyambung janji
Membohongi orang-orang kecil tanpa kuasa
Oh janji
Aku jadi muak
Tapi entah kepada siapa aku mengadu
Karena aku tak percaya lagi
Apakah di negeri ini
Masih ada yang bisa kupercaya.
Aku jadi muak
Tapi entah kepada siapa aku mengadu
Karena aku tak percaya lagi
Apakah di negeri ini
Masih ada yang bisa kupercaya.
Komentar
Posting Komentar