PADA SUNYI MALAM




Pada sunyi malam
Senyap semakin  dalam
Ada wajahmu menari
Dan lentik kukumu mencakar hati
Senyummu  menyiksa
Dan seutas kepedihan
Melukai sukma

Kau tikam dengan  bola mata
Meluluhkan  hati baja
Senyummu mendekap mimpi
Dan ketika malam semakin sunyi
Aku rebah di tilam doa
Menyerahkan pada mujizat
Biar Tuhan yang menentukan

Mungkin esok pagi
Ketika matahari bertandang
Kau akan kembali  bersanding
Dengan pilihanmu
Meski lambaian kerudungmu
Semakin menggoda.***

Madiun, September 1988

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SUATU PAGI DI CORNELIUS

SENJA DI KALI MADIUN

DOA MENJELANG PEMILU