KUDENGAR SUARAMU



Kudengar suaraMu menghentakku
Kuciptakan engkau menurut rupa dan citra Kami
Supaya menguasai ikan-ikan di laut
Burung-burung di udara dan seluruh bumi
Segala binatang melata dan merayap

Tetapi kami menguasai ikan-ikan di laut dengan bom
Menyiram danau dan sungai dengan cairan beracun
Kami membunuh burung di udara dengan senapan angin
Menguasai bumi dengan pembalakan liar
Membakar lahan gambut hingga kabut asap

Kami menjual hutan pada konglomerat
Dan disulap menjadi perkebunan
Lalu ular dan harimau tergusur
Orang utan dan siamang kehilangan rumahnya
Binatang liar kehilangan istana
Dan kami menjadi pemetik sawit dan kakao
Milik orang kaya dari negeri seberang
Dengan upah yang rendah

Malam ini kudengar suaraMu
Beranak cucu dan berkembangbiaklah
Penuhilah muka bumi dan taklukanlah
Oh Tuhan, perintahMu itu
Kami telah melaksanakannya
Melahirkan anak-anak lalu ditelantarkan
Berjuta perempuan dijadikan barang dagangan
Berjuta anak cucu dieksploitasi
Dijadikan pemuas nafsu
Takluk dibawah tirani 


 
Malam ini kudengar tentang kisahMu
Memberi kuasa pada Musa
Menjadi pemimpin yang menyelamatkan rakyatnya
Tentang karya dasyatMu
Yang membuat rakyat percaya padaMu dan Musa

Oh Tuhan, aku rindu pemimpin masa kini
Yang mendengar suara rakyat
Menghentikan tangis air mata dan jeritan hati
Membuka lilitan gurita kemiskinan
Bukan dengan janji-janji manis
Tapi menepati janji yang ia ucapkan dari mulutnya
Aku rindu pemimpin yang tidak menipu 


 
Malam ini kudengar suaraMu
Sekalipun gunung-gunung bergeser
Dan bukit-bukit bergoyang
Namun kerelaanKu 
Tak pernah akan beralih daripadamu
Dan perjanjian damai yang Kuikat denganmu
Tak pernah akan digugat

Oh Tuhan, ketika Engkau setia
Kami pergi dari kaki salibMu
Berganti nama dan dan baju iman
Mengubah rasa dan cara ibadah
Kami pecahkan bejana cinta
Tak lagi setia pada janji perkawinan
Yang dipersatukan Allah
Tak boleh diceraikan manusia 


 
Malam ini kudengar suaraMu
Hendaknya kamu menganggap dirimu
Mati terhadap dosa
Hidup untuk Allah dalam Yesus Kristus
Oh Tuhan, ajarilah aku mati terhadap dosa
Dan dalam kelemahanku tetap mencintaiMu

Oh Tuhan, malam ini di Ngalisabu
Terbujur kaku raga ibundaku Bernadeta Naru
Dan saudara-saudaraku menemaninya
Sampai esok pagi paskahMu
Ia dihantar ke pembaringan
Aku tahu ibunda telah mati dari dosa
Dan kini raganya pergi
Dan jiwanya bangkit bersamaMu
Bergandengan tangan menuju surga 


Malam ini kudengar InjilMu
Yesus dari Nasaret yang tersalib itu
Sudah bangkit dan tidak ada lagi di sini
Katakanlah kepada murid-miridNya dan Petrus
Ia mendahului kamu di Galilea

Oh Tuhan aku yakin
Malam ini Engkau mendahului ibundaku
Ke pemakaman Ngalisabu
Dan esok kalian berjumpa di sana
Untuk bersama-sama ke surga
Yesus ingatlah ibuku Bernadeta Naru
Dan esok saat ibunda dimakamkan
Katakanlah: Hari ini aku akan bersamamu di surga

agust g thuru
Malam paskah 2015

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SUATU PAGI DI CORNELIUS

SENJA DI KALI MADIUN

DOA MENJELANG PEMILU