BERI AKU MAAF





Ini kata terburai dari batin
Ketika matahari tak lagi menyengat
Dan rembulan malam menyungging senyum
Mungkin engkau di sana masih terluka
Oleh tikaman mata tombak kesombonganku
Mungkin tangan halusmu masih menghapus air mata
Dan telapakmu mengelus dada


Di sini sukmaku bisu
Aku ingin seperti semula
Dalam bumi selaksa mawar
Dengan denting lonceng perdamaian
Dengan melodi dawan surgawi
Aku ingin membangun titian
Meski tak harus meniti bersama
Sebab saat telah tiba
Mencari makna kehidupan sendiri
Dalam persahabatan abadi


Beri aku maaf
Karena bulan ini bermakna bagimu
Juga bagiku
Engkau menuju hari penyepian
Dan aku ke golgota
Beri aku maaf
Cuma itu pintaku

Denpasar, 9 Maret 205
Untuk seseorang yang kusakiti

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SUATU PAGI DI CORNELIUS

SENJA DI KALI MADIUN

DOA MENJELANG PEMILU