PENTAS DEMOKRASI LIAR DAN BINAL


Mulut berbuih
Napas membara
Sambil daraskan laknat
Dan cacian saling melukai hati
Jiwamu berdiam pada tubuh palsu
Berjalan merdeka sendirian
Di dunia belukar kebencian

 

Engkau punya gaya hidup
Seperti tanpa bangsa
Tanpa negara
Tanpa hukum
Tanpa keadaban
Tanpa sopan santun
Tanpa tata krama
Tanpa citarasa manusiawi

 

Engkau teriakan kemerdekaan
Tapi tanpa tata kehidupan
Kau bilang ini demokrasi
Sambil menghina dan merendahkan
Menuduh dan membunuh karakter
Merusak norma dan alur berkebangsaan
Kau sedang mainkan laku pengkhianat
Dalam pentas demokrasi liar dan binal

Denpasar, 31 Januari 2019

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SUATU PAGI DI CORNELIUS

SENJA DI KALI MADIUN

DOA MENJELANG PEMILU