SENANDUNG DI HARI SUNYI
Hari ini Baliku dibalut sunyi
Warisan budaya leluhur
Menyusuri jalan penyepian
Tanpa raungan pesawat udara
Tanpa kepulan asap kendaraan
Tanpa hilir mudik sejuta wajah
Tanpa hiburan televisi
Tanpa hentakan musik cafe
Baliku sunyi
Di tahun kelimabelasku
Warisan budaya leluhur
Menyusuri jalan penyepian
Tanpa raungan pesawat udara
Tanpa kepulan asap kendaraan
Tanpa hilir mudik sejuta wajah
Tanpa hiburan televisi
Tanpa hentakan musik cafe
Baliku sunyi
Di tahun kelimabelasku
Hari ini Baliku dirangkul sunyi
Menuntunku ke Amati Geni
Meredam kobaran hawa nafsu
Menuntunku ke Amati Karya
Penyucian rohani
Menuntunku ke Amati Lelungan
Mawas diri
Menuntunku ke Amati Lelanguan
Mengekang kesenangan
Menuntunku ke Amati Geni
Meredam kobaran hawa nafsu
Menuntunku ke Amati Karya
Penyucian rohani
Menuntunku ke Amati Lelungan
Mawas diri
Menuntunku ke Amati Lelanguan
Mengekang kesenangan
Di tanah Dewata ini
Kunikmati kearifan
Bahwa ada waktu yang indah
Untuk menyusuri relung jiwa sendiri
Menghitung dosa-dosa
Untuk bermetanoia
Tuhan ampuni aku
Satu dari sejuta pendosa.***
Kunikmati kearifan
Bahwa ada waktu yang indah
Untuk menyusuri relung jiwa sendiri
Menghitung dosa-dosa
Untuk bermetanoia
Tuhan ampuni aku
Satu dari sejuta pendosa.***
denpasar, 21 maret 2015
Komentar
Posting Komentar