KURSI ITU
Kursi itu milik rakyat
Engkau hanya meminjam sejengkal waktu
Menjadi tahta
Meski kau bukan raja
Terserah kau mau bilang apa tentangmu
Penguasa, pelayan atau hamba
Terserah kau sajalah...
Engkau hanya meminjam sejengkal waktu
Menjadi tahta
Meski kau bukan raja
Terserah kau mau bilang apa tentangmu
Penguasa, pelayan atau hamba
Terserah kau sajalah...
Yang aku mau
Kau jangan lumuri kursi rakyat
Dengan dahakmu sendiri
Atau dengan nanah dari bisul kemunafikanmu
Atau dengan ludah kebohonganmu
Kau jangan lumuri kursi rakyat
Dengan dahakmu sendiri
Atau dengan nanah dari bisul kemunafikanmu
Atau dengan ludah kebohonganmu
Yang aku mau kau harus tahu
Bahwa kau duduk di situ
Untuk selaksa wajah
Yang kelaparan
Yang busung lapar
Yang teraniaya
Bahwa kau duduk di situ
Untuk selaksa wajah
Yang kelaparan
Yang busung lapar
Yang teraniaya
Kursi itu tahtamu
Tapi kau seharusnya tak terlena
Sebab kau harus berlayar di samudera luas
Mendengar teriakan-teriakan:
Beras mahal
Elpiji langka
Bensin melonjak
Dan sejuta suara sengal
Karena mereka lelah berteriak
Tapi kau seharusnya tak terlena
Sebab kau harus berlayar di samudera luas
Mendengar teriakan-teriakan:
Beras mahal
Elpiji langka
Bensin melonjak
Dan sejuta suara sengal
Karena mereka lelah berteriak
Kursi itu...yah, kursi itu tahtamu
Tapi dari situ kudengar kau mengumbar janji
Indah semanis madu
Kau nyanyikan lagu surgawi
Lalu rakyat diam
Karena bosan mendengarmu
Terus omong kosong
Pueeeeeehhhhhhhh
Tapi dari situ kudengar kau mengumbar janji
Indah semanis madu
Kau nyanyikan lagu surgawi
Lalu rakyat diam
Karena bosan mendengarmu
Terus omong kosong
Pueeeeeehhhhhhhh
Denpasar maret 2015
Komentar
Posting Komentar