PUISI DI ALMAMATER



Tubuhmu masih kekar seperti dulu
Seperti yang aku kenal
Meski kini engkau tak sendiri
Seperti waktu dulu
Engkau bagai anak dara di tengah sabana
Kini tubuhmu terapit
Dari sana sini

Aku bercumbu denganmu
Setengah hari tanpa lelah
Mengitari lekak lekukmu
Seperti dulu
Ketika rona wajahmu menggoda
Anak negeri mencari jati diri
Kini kau telah berubah
Semakin renta

Tulangmu kian keropos
Kulit tubuhmu mulai terkelupas
Wajahmu kurang bercahaya
Tak ada harum bunga
 
Menebar dari kuncup putih

Ah, seperti apapun engkau
Kau tetap almamaterku
Tertanam dalam sanubari
Cinta yang akan kubawa pergi
Sampai waktunya pulang.***
Madiun, 29 Mei 2015

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SUATU PAGI DI CORNELIUS

SENJA DI KALI MADIUN

DOA MENJELANG PEMILU