KEPADA ANAK-ANAK TITIPAN



Kamu adalah titipan
Dari Sang Maha Pencipta
Ia cuma meminjam rahim perempuan ibumu
Menyemaikan jiwa ragamu
Sebelum ziarahmu dimulai
Di taman penuh warna-warni kehidupan
Kamu bukan milik perempuan
Meski bibirmu pernah mengulum
Puting susu sumber hidupmu
Dan ia memberimu seluruh waktu
Tanpa menakar imbalan jasa
 
Tanpa sempoa menghitung harga
Dari sebuah pengabdian
Kamu bukan milik lelaki
Meski jiwa raga ia pertaruhkan
Agar kamu tumbuh kembang
Menjadi penakluk segala waktu
Dan menjadi petarung sejati
Yang punya martabat dan harga diri
Kamu hanya titipan sementara
Di telapak tangan ibunda
Dan pada pundak legam ayahmu
Karena kamu adalah diri sendiri
Yang mempunyai jalan hidup
Ke mana engkau mau
Pergilah anak-anak titipan
Terbang seperti burung rajawali
Kepakkan sayapmu ke mana saja
Tapi mata jiwamu harus tetap awas
Sebab di jalanan penuh onak
Dan kerikil-kerikil tajam
Siap melukai dirimu
Pada pajangan jalan berkelok
Kamu akan senantiasa tersentak
Pada tawaran kenikmatan duniawi
Kamu harus ingat selalu
Bahwa kamu keturunan orang lereng Inerie
Yang kuat dan perkasa
Dan berjiwa tegar tak terkalahkan
Tubuhmu harus sekuat gunung Inerie
Jiwamu harus sekeras batu pantai
Prinsipmu harus tak mudah tergoyahkan
Kau harus kuat seperti batu gunung
Dan imanmu harus tetap bertahta
Pada puncak ajaran leluhurmu
Dan Tuhan sembahan kita bersama.***
Denpasar, 7 Juli 2015

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SUATU PAGI DI CORNELIUS

SENJA DI KALI MADIUN

DOA MENJELANG PEMILU