JADIKAN AKU BURUNG KUNTUL
Aku ingin menjadi burung kuntul
Agar terbang bebas di lepas pantai
Mengepak sayap di langit biru
Berselimut awan putih
Bertudungkan langit jingga
Aku ingin bebas
Menghitung waktu
Agar terbang bebas di lepas pantai
Mengepak sayap di langit biru
Berselimut awan putih
Bertudungkan langit jingga
Aku ingin bebas
Menghitung waktu
Aku ingin menjadi perkutut
Bertengger pada bulir padi sawah
Agar kehidupan terpuaskan
Tanpa harus melewati pertarungan
Yang melelahkan
Bertengger pada bulir padi sawah
Agar kehidupan terpuaskan
Tanpa harus melewati pertarungan
Yang melelahkan
Aku ingin menjadi sejuta kalong
liar
Yang mengepak sayap di lepas senja
Menghitung matahari yang tenggelam
Dan menadah sinar rembulan malam
Lalu kembali mengasoh
Pada subuh yang pasti datang
Yang mengepak sayap di lepas senja
Menghitung matahari yang tenggelam
Dan menadah sinar rembulan malam
Lalu kembali mengasoh
Pada subuh yang pasti datang
Aku ingin menjadi binatang jalang
Yang berlari bebas di padang sabana
Agar hidup tak perlu dibebani
Dengan kemunafikan
Dengan kepura-puraan
Dengan kesombongan
Dengan keangkuhan
Yang berlari bebas di padang sabana
Agar hidup tak perlu dibebani
Dengan kemunafikan
Dengan kepura-puraan
Dengan kesombongan
Dengan keangkuhan
Aku ingin menjadi siang
Agar selalu ada matahari yang menemani
Dan kegelapan terhapuskan
Lalu angin mengecup pucuk jepun
Menebar wewangian dupa
Ke sudut-sudut hati
Agar selalu ada matahari yang menemani
Dan kegelapan terhapuskan
Lalu angin mengecup pucuk jepun
Menebar wewangian dupa
Ke sudut-sudut hati
Aku ingin menjadi malam
Agar selalu ada sejuta bintang
Yang cemerlang menebar kemegahan
Dan wajah bulan tersenyum
Menebar salam hangat
Hingga pagi menjelang
Agar selalu ada sejuta bintang
Yang cemerlang menebar kemegahan
Dan wajah bulan tersenyum
Menebar salam hangat
Hingga pagi menjelang
Ah Tuhanku
Biarkan aku menjadi diri sendiri
Agar di saat aku kesepian
Aku semakin tahu
Bahwa aku memerlukan Engkau
Yang senantiasa mengulurkan tangan
Lewat orang-orang di sekitarku.***
Biarkan aku menjadi diri sendiri
Agar di saat aku kesepian
Aku semakin tahu
Bahwa aku memerlukan Engkau
Yang senantiasa mengulurkan tangan
Lewat orang-orang di sekitarku.***
Denpasar 22 Juni 2015
Komentar
Posting Komentar