DI UJUNG PAGI
Di ujung pagi ini
Pulau sunyi
Hanya ada wajahMu
Yang selalu tersenyum
Menatap pendosa
Dan Engkau merentangkan tangan
Berkata: Marilah kamu semua
Yang letih lesuh dan berbeban berat
Pulau sunyi
Hanya ada wajahMu
Yang selalu tersenyum
Menatap pendosa
Dan Engkau merentangkan tangan
Berkata: Marilah kamu semua
Yang letih lesuh dan berbeban berat
Aku letih menapak waktu
Lesuh di penantian
Tapi belajar untuk bangkit
Karena Engkau selalu hadir
Di sepanjang detak napasku
Engkau luar biasa
Lesuh di penantian
Tapi belajar untuk bangkit
Karena Engkau selalu hadir
Di sepanjang detak napasku
Engkau luar biasa
Di senyap subuh sebelum sahur
Kutengadah ke langit kota
Engkau ada di sejuta bintang
Menyapaku tulus
Menyapu wajahku
Dan berkata: Jangan takut
Aku menyertaimu sampai akhir jaman
Kutengadah ke langit kota
Engkau ada di sejuta bintang
Menyapaku tulus
Menyapu wajahku
Dan berkata: Jangan takut
Aku menyertaimu sampai akhir jaman
Tuhanku
Aku ingin lebih kuat lagi
Menyambut hari baru
Dengan hati baru
Ajarilah aku
Lebih tulus
Lebih sabar
Dan melayani.***
Aku ingin lebih kuat lagi
Menyambut hari baru
Dengan hati baru
Ajarilah aku
Lebih tulus
Lebih sabar
Dan melayani.***
Denpasar, doa di ujung pagi 4
Juli 2015
Komentar
Posting Komentar